
Rezeki itu sebenarnya sudah ada yang mengatur-Nya. Saya kira itu memang benar. Dan, sebagian besar kita berpendapat demikian. Oleh karena sejak lahir setiap orang itu membawa rezeki sendiri-sendiri. Tapi, apakah kita itu bisa meningkatkan rezekki kita sendiri? Dan, apakah kita tak bisa merencanakannya? Saya berpendapat, mesti rezeki itu sudah ada yang mengatur-Nya, namun kita harus tetap aktif merencanakannya. Tanpa direncanakan, Rezeki itu akan sulit kita raih. Saya akandatang sendiri kira, rezeki itu membutuhkan peluang untuk mendatanginya.
Menurut saya, mana mungkin rezeki itu datang kalau tiap harinya kita tak punya aktifitas apa-apa. Hanya pasrah saja. Dan, kita terlalu yakin, bahwa rezeki itu tak perlu dikejar, pasti akan datang sendiri. Saya tak sependapat dengan prinsip ini. Sebab, bagaimanapun kalau pada diri kita tak ada kegairahan bekerja, dan hanya selalu memimpikan rezeki itu datang, maka rezeki itu pun akan sulit datang atau justru mlah menjauh. Tapi sebaliknya, jika tekun bekerja, dan kreatif berwirausaha, saya yakin, pasti rezeki akan datang. Bisnis kita pun akan lebih cepat berkembang.
Apalagi, kalau kita berani memilih prosefi seperti pengusaha, dokter, notaris, pengacara, pelukis, seniman dan lain-lain. Profesi ini saya lihat sangat berpeluang mendatangkan rezeki yang relatif besar atau tidak linier. Sebab, profesi ini berbeda dengan orang yang digaji atau seperti karyawan. Artinya, jika saat ini kita misalnya, sedang menekuni dunia usaha atau sebagai pengusaha, maka jelas sangat memungkinkan sekali bagi kita untuk mendatangkan rezeki yang relatif besar. Sementara, kalau saja kita sekarang ini bekerja ikut orang lain atau setiap bulannya digaji tetap, maka jelas peluang akan datangnya rezeki yang relatif besar, menjadi kecil. Oleh karena itu, rezeki besar itu datangnya menjadi tempat yang pas, dan ini bisa kita rencanakan. Tinggal, kita berani atau tidak.
Bicara soal rezeki, saya jadi teringat pengalaman rekan saya. Dia seorang notaris, saya lihat, dalam menjalankan profesinya, dia hanya menggunakan motor. Lantas, ganti mobil. Itu pun mobil lama. Namun,ketika saya sarankan agar “berani” ambil mobil baru secara kredit, dia terkejut. Apalagia, ketika sarankan mobil lamanya dijual saja,untuk bayar uang muka.
Setiap bulannya kan harus bayar angsuran? itu pertanyaannya. Saya jawab, “Nah itulah rezeki akan mengikuti rencana anda. Kalau Anda menggunakan mobil bagus pasti klien anda lebih percaya. Oleh karena permormance atau penampilan dibutuhkan dalam bisnis anda. Apalagi anda mau bekerja keras dan kreatif menjaring klien, saya yakin anda pasti mampu membayar angsurannya”. Rupanya, dia mengikuti saran saya. Apa yang terjadi selanjutnya? Rezeki notaris itu ternyata mengalir deras. Kliennya kian bertambah. Selain bisa membayar angsuran, dia pun masih punya kelebihan rezeki itu. Dan, kepercayaan dirinya akan profesinya semakin mantap.
Kejadian ini, di antaranya yang membuat saya percaya, bahwa rezeki itu sesungguhnya akan datang mengikuti rencana utang kita. Rezeki itu juga akan datang sesuai pengambilan resiko bisnis kita. Sehingga, pada saat kita ambil risiko bisnis yang kecil, rezeki yang mengalir pun kecil. Sebaliknya, bila kita berani ambilambil yang besar, maka rezeki yang mengalir pun akan besar.
Kumpulan Info Bisnis
Rahasia Berkebun Emas
Mari ramai-ramai berkebun emas. Emas zero inflansi. Bagi pengusaha, karyawan, IRT, Mahasiswa wajib tahu ilmunya. Dan segera miliki kebun emas. (Baca Selanjutnya)
Info Penting Formula Bisnis
Internet tidak hanya gudang informasi, tapi gudangnya rizki jika kita tahu caranya. (Baca selanjutnya)
Ngumpulin Dollar ke Paypal Yuk ..
Paypal adalah rekening dollar di internet. Bagi yang belum py cepetan daftar di www.paypal.com, sudah itu temukan rahasia mengisi dollar ke paypal (Baca Selanjkutnya)
Mari ramai-ramai berkebun emas. Emas zero inflansi. Bagi pengusaha, karyawan, IRT, Mahasiswa wajib tahu ilmunya. Dan segera miliki kebun emas. (Baca Selanjutnya)
Info Penting Formula Bisnis
Internet tidak hanya gudang informasi, tapi gudangnya rizki jika kita tahu caranya. (Baca selanjutnya)
Ngumpulin Dollar ke Paypal Yuk ..
Paypal adalah rekening dollar di internet. Bagi yang belum py cepetan daftar di www.paypal.com, sudah itu temukan rahasia mengisi dollar ke paypal (Baca Selanjkutnya)
RIZKI BISA DIRENCANAKAN
Dari yukbisnis.com, http://yukbisnis.com/content/view/374/46/
MARI BERBAGI SEMANGAT
Pernahkah Anda merasa sedemikian malasnya untuk melakukan sesuatu? Seolah-olah kita kehilangan gairah. Seluruh otot tubuh kita seakan enggan untuk digerakan. Apalagi jika ditambah dengan hati yang gundah. Rasa lemas ini menjadi semakin bertambah parah. Kemanakah perginya semangat itu?
Pagi itu music media player saya tengah memutar salah satu lagu pavorit. Rupanya, visual modenya diset pada tampilan skin mode view. Hasilnya, dilayar komputer saya muncul sebuah window berisi indikator gelombang suara berupa bar-bar yang bergerak naik dan turun. Ketika frekuensi nada sedang tinggi, maka ketinggian bar itu bertambah. Sedangkan ketika alunan nada itu turun maka bar itupun ikut turun. Dan karena gelombang suara pada musik itu terus berubah, maka tinggi dan rendah setiap bar yang mewakili setiap gelombang suara yang dihasilkannya juga berubah naik dan turun. Saya jadi teringat dengan sang semangat itu. Rupanya, seperti bar-bar indikator nada itu; semangat memang tidak statis. Dia bersifat dinamis. Dia bergerak naik dan turun. Sehingga, kalau semangat kita sedang turun, itu tidak selalu merupakan indikasi buruk. Sebab, selama kita masih bisa menaikkannya kembali; maka itu tidak akan menjadi masalah serius. Bayangkan seandainya musik yang Anda dengar tidak memiliki nada-nada rendah. Maka semua bar nada akan diam, atau terus meninggi. Sehingga musik itu terdengar monoton, dan semakin lama semakin memekakan telinga. Keindahan musik itu, justru timbul dari naik dan turunnya irama dan nada untuk membentuk sebuah komposisi musik yang anggun. Bukankah hidup juga demikian? Naik dan turunnya semangat adalah gambaran dinamika hidup. Kita tidak perlu terlampau mengkhawatirkannya, selama senantiasa bersedia untuk menaikkannya kembali.
Tetapi, bukakah bagus jika semangat kita tetap tinggi? Mungkin memang bagus. Tetapi, apakah itu 'mungkin' bagi ukuran manusia seperti kita? Semangat merupakan gambaran rasa hati. Jika kita sedang berduka, atau bersuka cita; maka itu akan tercermin dalam semangat kita. Jika kita memiliki semangat yang terus-menerus tinggi, layak dipertanyakan; apakah kita menjalani kehidupan ini secara normal? Misalnya, dalam keadaan berduka, bar indikator semangat manusia secara normal akan bergerak kebawah. Sedangkan ketika kita sedang bersukacita, bar itu naik kembali. Jika kita tidak pernah berduka, ada dua kemungkinan; kita tidak pernah kehilangan. Apakah berupa kehilangan orang yang kita cintai, benda-benda yang kita sukai, atau harapan kita yang kandas. Kemungkinan kedua, kita bukan manusia yang berperasaan, sehingga semua yang terjadi tidak mempengaruhi jiwa kita. Bukankah kedua kemungkinan itu bukan untuk manusia normal? Bahkan seorang motivator paling hebat sekalipun tidak dapat lari dari fitrah ini.
Jadi, bagaimana seandainya kita tengah memasuki periode berkurangnya semangat itu? Diri sendiri memang merupakan sumber paling ampuh untuk mengembalikan semangat itu. Itulah sebabnya, mengapa ada orang-orang yang bisa segera menaikkan kembali semangatnya tanpa bantuan orang lain. Dan hal itu bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut ini:
Pertama, menerima fakta bahwa naik dan turunnya semangat merupakan hal yang normal sebagai bagian dari dinamika hidup. Dengan demikian, kita tidak menyalahkan diri sendiri ketika kehilangan semangat. Sebab menghukum diri tidak pada tempatnya hanya akan semakin membenamkan kita kepada keterpurukkan yang semakin dalam.
Kedua, memahami penyebab menurunnya semangat kita. Pemahaman terhadap akar masalah membantu kita untuk menyelesaikan sumber utamanya, sehingga kita bisa melakukan langkah yang tepat untuk mengurangi efek negaitfnya.
Ketiga, memfokuskan diri kepada tujuan atau sesuatu yang ingin kita raih. Mengharapkan segala sesuatu yang kita inginkan agar tercapai dengan mudah tidaklah cukup bijaksana. Bahkan orang paling berpengaruh dan paling kaya seduniapun tidak mungkin bisa mendapatkan 'semua' keinginannya. Sehingga untuk itu, kita mesti berjuang. Dan perjuangan bukanlah perjuangan jika bisa kita lakukan dengan cara yang mudah. Jika itu terlalu mudah, mungkin karena tujuan kita kurang menantang. Sedangkan kesulitan yang kita hadapai mengindikasikan bahwa tujuan kita itu cukup berbobot.
Keempat, bergaul dengan orang-orang yang bersedia untuk berbagi semangat. Itu berarti bahwa ada kalanya Anda berkesempatan untuk menerima tambahan semangat dari orang lain. Dan pada saat lain, Anda bersedia untuk untuk berbagi semangat kepada mereka. Sebab, didunia ini; tidak ada satu manusiapun yang benar-benar bisa berdiri sendiri. Jika Anda bisa berdiri sendiri, misalnya; mengapa Anda masih mengharapkan orang lain membeli produk Anda? Keinginan kita untuk berbisnis pun menunjukkan kebutuhan kita kepada orang lain. Selama kita belum memutuskan untuk melepaskan segala hal duniawi dan memilih untuk bersemedi, maka kita masih membutuhkan orang lain.
Kita tahu bahwa musik hanya bisa dihasilkan dari kombinasi beragam nada yang naik dan turun silih berganti; sehingga nada-nada itu bisa saling mengisi dan melengkapi. Kehidupan kita juga hanya bisa dibangun dari kesediaan untuk meramu naik dan turunnya semangat yang kita miliki. Dan itu merupakan panggilan bagi kita, untuk saling berbagi semangat satu sama lain.
Oleh : Dadang Kadarusman
MARI BERBAGI SEMANGAT
Pernahkah Anda merasa sedemikian malasnya untuk melakukan sesuatu? Seolah-olah kita kehilangan gairah. Seluruh otot tubuh kita seakan enggan untuk digerakan. Apalagi jika ditambah dengan hati yang gundah. Rasa lemas ini menjadi semakin bertambah parah. Kemanakah perginya semangat itu?
Pagi itu music media player saya tengah memutar salah satu lagu pavorit. Rupanya, visual modenya diset pada tampilan skin mode view. Hasilnya, dilayar komputer saya muncul sebuah window berisi indikator gelombang suara berupa bar-bar yang bergerak naik dan turun. Ketika frekuensi nada sedang tinggi, maka ketinggian bar itu bertambah. Sedangkan ketika alunan nada itu turun maka bar itupun ikut turun. Dan karena gelombang suara pada musik itu terus berubah, maka tinggi dan rendah setiap bar yang mewakili setiap gelombang suara yang dihasilkannya juga berubah naik dan turun. Saya jadi teringat dengan sang semangat itu. Rupanya, seperti bar-bar indikator nada itu; semangat memang tidak statis. Dia bersifat dinamis. Dia bergerak naik dan turun. Sehingga, kalau semangat kita sedang turun, itu tidak selalu merupakan indikasi buruk. Sebab, selama kita masih bisa menaikkannya kembali; maka itu tidak akan menjadi masalah serius. Bayangkan seandainya musik yang Anda dengar tidak memiliki nada-nada rendah. Maka semua bar nada akan diam, atau terus meninggi. Sehingga musik itu terdengar monoton, dan semakin lama semakin memekakan telinga. Keindahan musik itu, justru timbul dari naik dan turunnya irama dan nada untuk membentuk sebuah komposisi musik yang anggun. Bukankah hidup juga demikian? Naik dan turunnya semangat adalah gambaran dinamika hidup. Kita tidak perlu terlampau mengkhawatirkannya, selama senantiasa bersedia untuk menaikkannya kembali.
Tetapi, bukakah bagus jika semangat kita tetap tinggi? Mungkin memang bagus. Tetapi, apakah itu 'mungkin' bagi ukuran manusia seperti kita? Semangat merupakan gambaran rasa hati. Jika kita sedang berduka, atau bersuka cita; maka itu akan tercermin dalam semangat kita. Jika kita memiliki semangat yang terus-menerus tinggi, layak dipertanyakan; apakah kita menjalani kehidupan ini secara normal? Misalnya, dalam keadaan berduka, bar indikator semangat manusia secara normal akan bergerak kebawah. Sedangkan ketika kita sedang bersukacita, bar itu naik kembali. Jika kita tidak pernah berduka, ada dua kemungkinan; kita tidak pernah kehilangan. Apakah berupa kehilangan orang yang kita cintai, benda-benda yang kita sukai, atau harapan kita yang kandas. Kemungkinan kedua, kita bukan manusia yang berperasaan, sehingga semua yang terjadi tidak mempengaruhi jiwa kita. Bukankah kedua kemungkinan itu bukan untuk manusia normal? Bahkan seorang motivator paling hebat sekalipun tidak dapat lari dari fitrah ini.
Jadi, bagaimana seandainya kita tengah memasuki periode berkurangnya semangat itu? Diri sendiri memang merupakan sumber paling ampuh untuk mengembalikan semangat itu. Itulah sebabnya, mengapa ada orang-orang yang bisa segera menaikkan kembali semangatnya tanpa bantuan orang lain. Dan hal itu bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut ini:
Pertama, menerima fakta bahwa naik dan turunnya semangat merupakan hal yang normal sebagai bagian dari dinamika hidup. Dengan demikian, kita tidak menyalahkan diri sendiri ketika kehilangan semangat. Sebab menghukum diri tidak pada tempatnya hanya akan semakin membenamkan kita kepada keterpurukkan yang semakin dalam.
Kedua, memahami penyebab menurunnya semangat kita. Pemahaman terhadap akar masalah membantu kita untuk menyelesaikan sumber utamanya, sehingga kita bisa melakukan langkah yang tepat untuk mengurangi efek negaitfnya.
Ketiga, memfokuskan diri kepada tujuan atau sesuatu yang ingin kita raih. Mengharapkan segala sesuatu yang kita inginkan agar tercapai dengan mudah tidaklah cukup bijaksana. Bahkan orang paling berpengaruh dan paling kaya seduniapun tidak mungkin bisa mendapatkan 'semua' keinginannya. Sehingga untuk itu, kita mesti berjuang. Dan perjuangan bukanlah perjuangan jika bisa kita lakukan dengan cara yang mudah. Jika itu terlalu mudah, mungkin karena tujuan kita kurang menantang. Sedangkan kesulitan yang kita hadapai mengindikasikan bahwa tujuan kita itu cukup berbobot.
Keempat, bergaul dengan orang-orang yang bersedia untuk berbagi semangat. Itu berarti bahwa ada kalanya Anda berkesempatan untuk menerima tambahan semangat dari orang lain. Dan pada saat lain, Anda bersedia untuk untuk berbagi semangat kepada mereka. Sebab, didunia ini; tidak ada satu manusiapun yang benar-benar bisa berdiri sendiri. Jika Anda bisa berdiri sendiri, misalnya; mengapa Anda masih mengharapkan orang lain membeli produk Anda? Keinginan kita untuk berbisnis pun menunjukkan kebutuhan kita kepada orang lain. Selama kita belum memutuskan untuk melepaskan segala hal duniawi dan memilih untuk bersemedi, maka kita masih membutuhkan orang lain.
Kita tahu bahwa musik hanya bisa dihasilkan dari kombinasi beragam nada yang naik dan turun silih berganti; sehingga nada-nada itu bisa saling mengisi dan melengkapi. Kehidupan kita juga hanya bisa dibangun dari kesediaan untuk meramu naik dan turunnya semangat yang kita miliki. Dan itu merupakan panggilan bagi kita, untuk saling berbagi semangat satu sama lain.
Oleh : Dadang Kadarusman
" BETERNAK EMAS "
...... ... .. suNGGUK dUASYAAAAAT SEKALI
Temukan rahasia :
- Bagaimana emas menjadikan anda luebih KAYAAA.. .......
- Bagaimana membeli emas dengan hanya 1/3 harga emas
- Bagaimana ternak emas dari 5 gram jadi 1 Kg bahkan lebih
- Emas mana yang paling cocok
- Kapan kita beli emas
dan banyak lagi trik di dalamnya.Dapatkan Disini
- Bagaimana emas menjadikan anda luebih KAYAAA.. .......
- Bagaimana membeli emas dengan hanya 1/3 harga emas
- Bagaimana ternak emas dari 5 gram jadi 1 Kg bahkan lebih
- Emas mana yang paling cocok
- Kapan kita beli emas
dan banyak lagi trik di dalamnya.Dapatkan Disini
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me


